8 Orang Kudus Katolik Kulit Hitam yang Harus Anda Ketahui

Pada saat ini sedang hangat-hangatnya berita rasisme yang terjadi di beberapa negara bagian Amerika Serikat. Dan pada tanggal 19 Juni, di Amerika Serikat adalah hari libur nasional untuk memperingati akhir perbudakan di Amerika Serikat. Dalam rangka memperingati Juneteeth, mari kita simak orang kudus kulit hitam Katolik.

Pengguna instagram Millenial Fiat membuat infografis terkait para kudus ini. Berikut rangkumannya

Orang Kudus Kulit Hitam: 1. St. Karolus Lwanga

St. Karolus Lwanga adalah seorang kudus dan martir. Beliau adalah salah satu dari 22 orang martir Uganda yang meninggal karena dibakar oleh Raja Mwanga.

St. Karolus Lwanga dengan terang-terang melawan perilaku homoseksual Raja Mwanga. Sebab perilakunya telah berdampak buruk bagi para penjaga istana.

Santo Karolus Lwanga bersama sebagian besar dari 22 martir Uganda dibunuh pada tanggal 3 Juni 1886. Dan Gereja memperingati St. Karolus Lwanga setiap 3 Juni.

Orang Kudus Kulit Hitam: 2. Ven. Augustus Tolton

Walaupun Venerabilis Augustus Tolton belum dikanonikasikan, namun saat ini sudah berada pada jalur yang tepat menuju kekudusan.

Lahir sebagai budak tidak membuat hidup Ven. Augustus Tolton menyerah begitu saja. Setelah menerima baptisan menjadi seorang Katolik, Ven. Tolton melanjutkan pendidikan seminari di Amerika dan kemudian ditempatkan di Roma, Italia.

Dan pada akhirnya dikirim kembali ke Amerika Serikat untuk melayani komunitas kulit hitam Amerika.

Untuk kisah lengkap Pastor Tolton, dapat dilihat di sini.

Mari mendaraskan doa berikut agar proses beatifikasi dan kanonisasi Pastor Tolton segera terwujud

O God, we give you thanks for your servant and priest, Fr. Augustus Tolton, who labored among us in times of contradiction, times that were both beautiful and paradoxical.

His ministry helped lay the foundation for a truly Catholic gathering in faith in our time. We stand in the shadow of his ministry. May his life continue to inspire us and imbue us with that confidence and hope that will forge a new evangelization for the Church we love.

Father in Heaven, Fr. Tolton’s suffering service sheds light upon our sorrows; we see them through the prism of your Son’s passion and death.

If it be your Will, O God, glorify your servant, Fr. Tolton, by granting the favor I now request through his intercession, (mention your request) so that all may know the goodness of this priest whose memory looms large in the Church he loved.

Complete what you have begun in us, that we might work for the fulfillment of your kingdom.

Not to us the glory, but glory to you O God, through Jesus Christ, your Son and our Lord; Father, Son and Holy Spirit, you are our God, living and reigning forever and ever.

Amen.

Baca juga: Siapa Santa Perawan Maria? Oleh St. Yohanes Maria Vianney

Orang Kudus Kulit Hitam: 3. St. Yosefina Bakhita

orang kudus kulit hitam yosefina bakhita
Sumber

Suster Yosefina Bakhita adalah seorang wanita kelahiran Sudan. Bakhita lahir dari keluarga yang kaya di Darfur, Sudan, Afrika. Keluarganya sangat mengasihi dia.

Namun pada saat Bakhita berumur 9 tahun, Bakhita diculik oleh pedagang budak.

Karena trauma masa lalu akibat diperjual belikan dari satu tuan ke tuan lainnya, perempuan kecil ini tidak mengingat masa kecilnya, bahkan sempat lupa nama aslinya, Bakhita yang berarti untung.

Hidup Bakhita berubah ketika seorang Konsul Italia bernama Callisto Legnani membeli dia dan membawanya ke Italia.

Di Italia Bakhita bergabung dengan Institut St. Magdalena dari Canossa di Venisia, Italia. Tiga tahun kemudian, pada tanggal 8 Desember 1896, Suster Bakhita mengucapkan kaulnya kepada Tuhan.

Yosefina Bakhita dibeatifikasi oleh Paus Yohanes Paulus II pada tanggal 17 Mei 1992 dan dikanonisari pada tanggal 1 Oktober 2000 oleh Paus yang sama. Hingga saat ini, St. Yosefina Bakhita adalah satu-satunya santa yang berasal dari Sudan.  Pestanya dirayakan pada tanggal 8 Februari.

Bersoraklah, seluruh Afrika! Bakhita telah kembali kepadamu: seorang puteri Sudan, yang diperdagangkan dalam perbudakan seperti sebuah barang, namun tetap bebas: bebas dengan kebebasan para kudus.

Paus St. Yohanes Paulus II

Orang Kudus Katolik Kulit Hitam: 4. Ven. Pierre Toussaint

orang kudus katolik kulit hitam pierre toussaint
Sumber

Venerabilis Pierre Toussaint adalah seorang budak yang tuannya pindah ke New York, USA. Toussaint adalah seorang yang terpelajar dan akhirnya memiliki usaha sendiri.

Hidup harian Toussaint diawali dengan mengikuti Ekaristi dan berdoa Rosario. Dia dan istrinya mengurus sebuah panti asuhan dan pernah mengadopsi seorang anak yang akhirnya meninggal ketika usia 14 tahun.

Toussaint meninggal pada tahun 1853 dan dimakamkan di ruang bawah tanah Katedral St. Patrick, tempat dimana biasanya para kardinal dan uskup agung dimakamkan.

5. St. Kizito

orang kudus kizito
Sumber

Kisah St. Kizito masih berkaitan dengan kisah St. Karolus Lwanga.

St. Kizito adalah martir paling muda dari antara 22 martir Uganda yang dibakar hidup-hidup oleh Raja Mwanga.

Pesta St. Kizito diperingati setiap tanggal 3 Juni dan merupakan orang kudus pelindung anak-anak sekolah dasar.

6. Suster Thea Bowman

Suster Thea Bowman adalah seorang suster dari ordo Fransiskan Adorasi Abadi dan merupakan wanita afro-amerika pertama yang turut dalam konferensi uskup di Amerika Serikat.

Mari kita daraskan doa berikut sehingga Suster Thea Bowman segera dikanonisasi

Ever-loving God, who by your infinite goodness inflamed the heart of your servant and religious, Sister Thea Bowman with an ardent love for you and the People of God; a love expressed through her indomitable spirit, deep and abiding faith, dedicated teaching, exuberant singing, and unwavering witnessing of the joy of the Gospel.

Her prophetic witness continues to inspire us to share the Good News with those whom we encounter; most especially the poor, oppressed, and marginalized.

May Sister Thea’s life and legacy compel us to walk together, to pray together, and to remain together as missionary disciples ushering in the new evangelization for the Church we love.

Gracious God imbue us with the grace and perseverance that you gave your servant, Sister Thea. For in turbulent times of racial injustice, she sought equity, peace, and reconciliation.

In times of intolerance and ignorance, she brought wisdom, awareness, unity, and charity. In times of pain, sickness, and suffering, she taught us how to live fully until called home to the land of promise.

If it be your Will, O God, glorify our beloved Sister Thea, by granting the favor I now request through her intercession (mention your request), so that all may know of her goodness and holiness and may imitate her love for You and Your Church.

We ask this through Your Son and our Savior, Jesus Christ.
Amen

7. St. Simon dari Kirene

orang kudus simon dari kirene

Siapa yang tidak kenal dengan Simon dari Kirene? Rasa-rasanya setiap tahun kita mendengar nama orang ini.

Beliau adalah orang yang dipaksa oleh serdadu Romawi untuk memanggul salib Yesus. Dan St. Simon dari Kirene adalah seseorang yang berkulit hitam. Sebab asalnya dari Kirene yang merupakan provinsi Romawi di sebelah utara pantai Afrika.

St. Simon dari Kirene merupakan pelindung orang-orang yang sedang melintas dari suatu tempat.

8. Suster Mary Lange

orang kudus mary lange
Sumber

Walau belum menerima kanonisasi, namun Suster Mary Lange layak dicontoh kehidupannya. Beliau adalah wanita keturunan afrika pertama yang sukses membangun sebuah ordo yaitu Oblate Sisters of Providence.

Misi utama Suster Mary Lange membangun ordo ini adalah untuk mendidik anak-anak kulit hitam di Amerika.

Salah satu peninggalan ordo ini adalah sebuah lembaga pendidikan bernama St. Frances Academy di Baltimore.

Sekian artikel mengenai orang kudus katolik kulit hitam yang harus diketahui setiap orang Katolik.

Sungguh Gereja Katolik sangat kaya akan keragaman tanpa melihat latar belakang, ras, warna kulit, dan status sosial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Mau mendapat konten terbaru dari kami?